Halaman

Kamis, 20 Juni 2013

PENGAMBILAN KEPUTUSAN JANGKA PENDEK (TACTICAL DECISION MAKING)



PENGAMBILAN KEPUTUSAN JANGKA PENDEK (TACTICAL DECISION MAKING)
Tactical decision making
Tactical decision making atau pengambilan keputusna taktis biasanya juga disebut keputusan jangka pendek merupakan pemilihan alternative yang harus segera dilakukan atau keputusan yang bersifat jangka pendek. Tactical decision making juga merupakan pengambilan keputusan yang berkala kecil. Secara umum tujuan pengambilan keputusan strategis adalah memilih diantara beberapa keputusan strategis sehingga  competitive advantage jangka panjang dapat terwujud. Meskipun hanya berorientasi jangka pendek. Tactical decision making harus tetap mengacu pada tujuan tersebut . pengambilan keputusan dalam jangka pendek tetap harus mempertimbangkan dan selaras dengan tujuan perusahaan secara keseluruhan.
Decision model Approach
Suatu pendekatan yang disebut dengan decision model dapap digunakan dalam pengambilan keputusan ini. Terdapat enam langkah yang akan diuraikan dibawah ini sbb:
·         Identifikasi atau definisikan permasalahan yang dihadapi perusahaan. Mengenali dan memformulasikan permasalahan yang sebenarnya dihadapi perusahaan bukan hanya gejalanya saja. Misalnya: kebutuhan tambahan gudang, jumlah yang dibutuhkan serta bagaimana kebutuhan tersebut akan dipenuhi.
·         Identifikasi alternative penyelesaian. Pada tahap ini perusahaan gharus mengidentifikasikan semua alternative yang ada terlebih dahulu, baru kemudian mengeliminasi alternative yang tidak mungkin dilaksanakan perusahaan, misalnya dengan memepertimbangkan resiko, kemempuan dana perusahaan dll
·         Identifikasi biaya dan manfaat setiap alternative. Setelah alternative yang mungkin untuk dilaksanakan diketahui perusahaan, maka modle pengambilan keputusan selanjutnya dapat disebut dengan”COST BENEGIT ANALYSIS” untuk setiap alternative yang ada.
·         Pengumpulan biaya relevan setiap alternative yang ada. Biaya yang akan dibandingkan dalam pengambilan keputusan hanya biaya yang berbeda diantara alternative yang ada dan biaya tersebut merupakan biaya masa dating.
·         Pertimbangan factor-faktor kualitatif. Factor kualitatif dapat dimasukan dalam pengambilan keputusan dengan:
·         Identifikasi factor-faktor kualitatif
·         Mencoba untuk mengkualitatif factor kualitatif
·         Memasukan factor kualitatif dalam pengambilan keputusan
·         Pengambilan keputusan pada alternative yang paling menguntungkan bagi perusahan.
Biaya relevan
Dalam pengambilan keputusan jangka pendek, konsep biaya relevan merupakan suatu konsep yang penting. Biaya relevan adalah biaya yang akan terjadi di masa yang akan dating dan biaya tersebut berbeda diantara alternative yang ada. Dari pengertian diatas. Biaya relevan mempunyai 2 karakteristik yaitu:
·         Biaya masa yang akan dating, yang baru akan terjadi
·         Biaya yang berbeda diantara alternative yang ada.
Biaya yang tidak memenuhi 2 kriteri tersebut merupakan irrelevant cost (biaya tidak relevan). Biaya tidak relevan meliputi baya masa lalu dan biaya masa yang akan dating tetapi tidak berbeda diantara alternative yang ada. Sunk cost yang merupakan biaya masa lalu akan selalu merupakan biaya yang tidak relevan dalam pengambialn keputusan.
Relevansi,perilaku biaya dan activity resources usage model
Pada umumnya biaya variable akan merupakan biaya relevan dan biaya tetap merupakan biaya tidak relevan. Oleh karena itu pemahaman akan perilaku biaya menjadi sangat penting dalam mengidentifikasi biaya relevan dan tidak relevan. Dalam akuntansi manajemen kontemporer, khususnya akuntansi aktivitas, identivikasi biaya relevan dan tidak relevan dikaitkan denghan apakah suatu biaya berhubungan dengan aktivitas berlevel non-unit. Dalam akuntansi manajeen kontemporer, konsep  activity resources usage model sangat membantu dalam mengidentifiaksi apakah suatu biaya merupakan biaya relevan atau tidak. Berdasarkan modle tersebut, sumber ekonomi yang dibutuhklan untuk menjalankan suatu aktivitas dapat diklasifikasikan menjadi 3 jenis sumber ekonomi yaitu:
a.      Sumber ekonomi yang dipenuhi atau disediakan saat dibutuhkan( resources acquired as used as needed). Sumber ekonomi yang dibutuhkan akan disediakan tepat saat dibutuhkan dan hanya disediakan sejumlah yang dibutuhkan. Sumber ekonomi ini juga disebut dengan Flekxible resources.
b.      Sumber ekonomi dipenuhi sebelum digunakan tetapi hanya disediakan untuk satu periode. Merupakan sumber ekonomi yang disediakan sebelum sumber ekonomi tersebut dibutuhkan namun penyediaanya hanya untuk periode maksimum satu tahun. Sumber ekonomi inidisebut dengan committed Resources
c.       Sumber ekonomi dipenuhi sebelum digunkan dan disediakan untuk beberpa periode. Ada beberapa sumber ekonomi yang disediakan oleh perusahaan jauh sebelum dibutuhkan dan sebelum diketahui secara pasti kebutuhan perusahaan dimasa-masa mendatang, seperti pembelian gedung dan aktiva tetap lainnya. Sumber ekonomi ini juga disebut dengan committed resources yang bersifat jangka panjang.
Ilustrasi Pengambilan Keputusan Jangka Pendek
Berikut ini akan dijelaskan beberpa contoh pengambilan keputusan taktis dengan menggunakan konspe biaya relevan
·         Keputusan membeli atau Membuat Sendiri. Pengambilan keputusan ini terjadi jika perusahaan yang selama ini membuat sediri suatu bagian produk dihadapkan pada alternative untuk melanjutkan membuat sendir atau membeli dari pihak luar. Biasanya harga yang ditawarkan pihak luar kelihatannya lebih rendah dari biaya produksi setiap unit
·         Analisa Pengambilan Keputusan. Analisa dapat dilakukan dengan membandingkan biaya relevan antara kedua alternative, kemudian dipilih alternative yang mempunyai biaya yang lebih kecil
·         Keputuan Mempertahankan atau menutup suatu segment. Merupakan suatu keputusan untuk melanjutkan atau menghentikan kegiatan operasi suatu segment yang mepunyai keuntungan negative. Pengambilan keputusan didasrka pada informasi yang disajikan dalam segmented reporting berdasarkan variable costing. Segment merupakan bagian organisasi yang diberi tenggungjawab untuk memperoleh laba. Segment dapat berupa lini produk, departemen atau daerah pemasaran
·         Keputusan Menerima atau Menolak Pesanan khusus. Pengambilan keputusan ini dapat terjadi pada perusahaan yang masih mempunyai kapasitas yang belum optimal atau masih adanya kapasitas yang menganggur. Suatu pesanan dikatakan khusus apabila pesanan tersebut berbeda dengan produkreguler perusahaan dan tidakakan mengganggu pasar produk regular perusahaan. Salah satu cirri suatu pesanan khusus adalah harga jual yang diminta pembeli biasanya lebih rendah dibandignkan dengan  harga jual produk regular yang sejenis. Pengambilan keputusan tentang pesanan khusus, biasanya bekaitan dengan pakah harga yang ditawarkan pembeli dapat diterima atau tidak. Sebelum mempertimbangkan apakah menerima/menolak pesanan khusus perusahaan harus memenuhi kondis berikut. Syarat agar pesanan khusus dapat dipertimbangkan untuk diterima atau ditolak:
1.      Masih adanya kapasitas yang belum digunakan sehingga dengan adanya tabahan pesanan tidak akan mempengaruhi jumlah biaya tetap
2.      Dapat dilakukan pemisahan pasar untuk produk regular dan pesanan khusus, agar supaya penjualan produk regular tidak terganggu dengan adanya pesanan khusus ini
·         Pengambilan Keputusan. Dengan menggunakan dasar pengambilan keputusan diatas, seharusnya pesanan khusus ini dapat diterima, karena harga yang ditawarkan pembeli lebih tinggi dari biaya variable
·         Menjual atau Memproses lanjut. Pada perusahaan yang menghasilkan produk bersama dihadapkan pada pengambilan keputusan apakah sebaiknya langsung menjual atau memproses terlebih dahulusuatu produk setelah titik pemisahan. Dalam pengambilan keputusan ini, secara umum kriterianya adalah sebagai berikut:
1.      Tambahan pendapatan jika lebh lanjut>biaya proses lebih lanjut, sebaiknya diproses lebih lanjut sebelum dijual
2.      Tambahan pendapatan jika diolah lebih lanjut < biaya proses lebih lanjut , sehingga langsung dijual tanpa diproses lanjut,.
·         Penetuan Komposisi Produk Optimal. Komposisi produk merupakan perbandingan relative volume produksi suatu produk dengan produk lainnya. Setiap kemunginan komposisi produk akan menentukan tingkat keuntungan yang akan diperoleh perusahaan. Manajemen harus menetukan komposisi produk yang memberikan laba atau keuntungan optimal bagi perusahaan dengan mempertimbangkan batasn-batasn yang dimilikinya. Penetuan komposisi optimal ini dapat ditentukan denan menggunakan Liniear programming dengan menggunakan grafik maupun metode simplek.

Selasa, 18 Juni 2013

PENYUSUNAN ANGGARAN (BUDGETING)


PENYUSUNAN ANGGARAN (BUDGETING) BUDGETING, PLANNING, DAN CONTROL. Planning atu perencanaan merupakan proses penetapan tindakan atau kegiatan yang dilaksanakan perusahaan untuk mencapai tujuan tertentu (melihat kedepan). Pengendalain adalah proses melihat apa yang terjadi dan membandingkannya dengan apa yang sudah direncanakan sebelumnya. Sedangkan anggaran (budget) merupakan suatu rencana dimasa yang akan dating yang diyatakan dalam satuan kuantitatif atau satuan moneter atau dalam keduanya untuk menunjukan perolehan dan pengunaan sumber keuangan yang dimilki perusahaan dalam jangak waktu tertentu. Manfaaat anggaran: Secara terperinci manfaat yang akan diproleh perusahaan dengan adanya anggaran adalah sebagai berikut: • Memaksa manajer untuk berfikir jauh kedepan • Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan • Menyediakan standard atau pedoman untuk penilaian kinerja • Meningkatkan komunikasi dan koordinasi Kelemahan anggaran Meskipun anggaran mempunyai peranan yang cukup besar dalam sebuah perusahaan, tetapi juga harus diingat adanya keterbatasan anggaran yang digunakan perusahaan. Keterbatasan itu antara lain adalah: • Dalam penyusunan anggaran selalu menggunakan estimasi atau prediksi dengan mendasarkan pada asumsi –asumsi tertentu • Anggaran hanyalah merupakan suatu alat atau sarana bagi manajemen. Keberhasilan pelaksanaan anggaran sangat tergantung pada manusianya itu sendiri. Maka dalam penyusunan anggaran perlu memperhatikan aspek perilaku manusianya. • Menyusun anggaran yang baik sehingga dapat benar-benar bermanfaat memerlukan waktu ,uang dan tenaga Kriteria pengunaan angagaran Untuk dapat memanfaatkan anggaran sebagai alat perencanaan dan pengendalain semasimal mungkin, perlu diperhatikan pula kondisi yang harus dimilki oleh suatu perusahaan. Kondisi yang harus ada tersebut adalah sebagai berikut: • Diperlukan adanya dukungan struktur organisasi perusahaan yang baik • Diperlukan adanya system akuntansi yang cukup memadai • Adanya dukungan dari segenap karyawan perusahaan Penyusunan anggaran induk (master budgeting) Master budget Master budget atau anggaran nduk merupakan rencaan perusahaan yang komperehensif atau menyeluruh dalam perencanaan jangka pendeknya.master budget terdiri atas 8 jenis anggaran yang dapat dibedakan mejadi 2 kelompok, yaitu: • Operating budget,anggaran operasi yang merupakan aktivitas aktivitas yang akan menghasilkan keuntungan bagi perusahaan • Financial budget,anggaran financial yang menggambarkan posisi keuangan serta aliran kas perusahaan. Anggaran ini terdiri dari anggaran kas, anggaran neraca dan anggara pengeluaran modal. Penyusunan operating budget • Anggaran penjualan(sales budget), merupakan proyeksi penjualan yang telah disetujui oleh komite anggaran yang diharapakan akan dicapai perusahaan baik dalam jumlah unti maupun dalam satuan moneter. • Anggaran produksi (production budget), anggaran produksi menggambarkan berapa unit harus diproduksi untuk dapat memenuhi anggaran penjualan dan kebutuhan persediaan akhir barang jadi yang ditetapkan perusahaan. • Anggaran pembelian bahan baku (direct material purchased budget), anggaran pembelianbahan baku merupakan rencana jumlah bahan yang akan digunakan dalam jumlah bahan yang akan dibeli. • Angaran tenaga kerja langsung (direct labour budget), anggaran tenaga kerja langsung menunjukan jumlah jam kerja langsung yang dibutuhkan dan biaya yang muncul untuk memenuhi kebutuhan tersebut. • Anggaran biaya overhead pabrik, anggaran overhead pabrik menunjukan semua biaya produksi yang sifatnya tidak langsung • Anggaran sediaan akhir barang jadi, informasi pada anggaran ini merupakan sumber yang akan digunakan dalam penyusunan anggaran neraca serta anggaran harga pokok penjualan. • Anggaran harga pokok penjualan, dengan menggunakan informasi anggaran yang telah disusun sebelumnya anggaran harga pokok penjualan kemudian disusun. • Anggaran biaya penjualan dan administrasi, anggaran ini menunjukan perencanaan untuk biaya non produksi. • Anggaran laba-rugi , setelah anggaran harga pokok penjulan dan anggaran biaya administrasi dan penjualan disusun, maka anggaran laba rugi dapat disajikan